Merry

Just another Blog Civitas UPI site

Pemanfaatan ICT Dalam Pendidikan Dasar

November13

Pemanfaatan ICT dalam Pendidikan Dasar

Sosial media learning from 1202770

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Information Communication and Technology (ICT) di era globalisasi saat ini sudah menjadi kebutuhan yang mendasar dalam mendukung efektifitas dan kualitas proses pendidikan. Isu-isu pendidikan di Indonesia seperti kualitas dan relevansi pendidikan, akses dan ekuitas pendidikan, rentang geografi, manajemen pendidikan, otonomi dan akuntabilitas, efisiensi dan produktivitas, anggaran dan sustainabilitas, tidak akan dapat diatasi tanpa bantuan TIK. Pendidikan berbasis TIK merupakan sarana interaksi manajemen dan administrasi  pendidikan, yang dapat dimanfaatkan baik oleh pendidik dan tenaga kependidikan maupun peserta didik dalam meningkatkan kualitas, produktivitas, efektifitas dan akses pendidikan.

Perkembangan TIK atau multimedia di Indonesia khususnya dalam dunia pendidikan masih belum optimal dibandingkan dengan negara-negara tetangga sepertI Singapura, Malaysia dan Thailand.Terdapat beberapa masalah dan kendala yang masih dirasakan oleh masyarakat khususnya tenaga pendidik dan profesional pendidikan untuk memanfaatkan TIK di berbagai jenjang pendidikan baik formal maupun non formal. Permasalahan tersebut terutama berkaitan dengan kebijakan, standarisasi, infrastruktur jaringan dan konten, kesiapan dan kultur sumber daya manusia di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan baik pemerintah maupun masyarakat dalam rangka pemanfaatan TIK dalam pendidikan sangat urgen dan mutlak dilakukan secara terintegrasi, sistematis dan berkelanjutan. Dalam makalah ini khususnya akan dibahas bagaimana kebijakan dan standarisasi mutu penyelenggaraan pendididkan berbasis TIK. Apa standarisasi mutu yang disyaratkan untuk penyelengganan pendidikan berbasis TIK yang efektif dan efisien serta akuntabel.

ICT (Information and Communications Technology)atau dalam bahasa Indonesia yaitu Teknologi Informasi dan Komunikasiadalah salah satu bidang kajian yang beberapa tahun kebelakang mulai bekembang di Negara kita dan telah banyak di implementasikan dalam berbagai bidang. Teknologi Informasi sama dengan teknoogi lainnya, dalam teknologi informasi, informasi merupakan komoditas yang diolah dengan teknologi tersebut.

 

ICT merupakan sumber daya informasi yang menjangkau untuk dunia pendidikan. Sumber daya informasi yang diperoleh dari ICT ialah dapat mengetahui informasi tentang media pembelajaran dari sekolah lain. Dalam bidang pendidikan Internet telah memainkan peranan penting dalam proses pembelajaran meskipun di dunia pendidikan terdapat beberapa tantangan yaitu sebagai berikut :

  1. Proses pendidikan itu memerlukan waktu tenggang (lead time) yang cukup lama. Setidaknya seseorang dituntut untuk mengikuti pendidikan sejak sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
  2. Dalam pendidikan itu berlaku prinsip “irreversibilitas”.
  3. Tantangan yang kita hadapi masa depan cenderung berkembang semakin kompleks, yang ditandai dengan semakin cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai akibat dari arus globalisasi yang semakin terbuka.

Pemanfaatan ICT sebagai media belajar dan mengajar diperlukan untuk mewujudkan efektifitas dan optimasi pembeajaran, namun perlu disadari bahwa apapun media yang digunakan prinsip pembelajaran tetap dipegang teguh. Pada saat berbicar mengenai “e-Learning” atau pendayagunaan media elektronik untuk efektifitas, efisiensi dan kemenarikan pembelajaran hanya berfokus pada kata “e” dan melupakan “learning”-nya itu sendiri. Banyak tidak sesuai dengan kebutuhan.Atau banyak media elektronik yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran tapi belum dioptimalkan.Manfaat ICT dan Penerapan ICT Dalam Dunia Pendidikan.

Pengenalan ICT di Sekolah Dasar

Pada tingkat Sekolah Dasar biasanya pengenalan ICT lebih cnderung kea rah kemampuan menggunakan komputer, seperti car menghidupkan komputer, mematikan komputer, mengenal software dan hardware komputer, mengoperasikan Microsoft Word, dan lain sebagainya hingga menggunakan Internet, dari pada media yang lainnya. Hal ini dikarenakan pengenalan media komputer lebih dibutuhkan oleh siswa dalam proses pembelajaran dan penarikan informasi, proses pengenalan ICT di tingkat sekolah dasar pada kelas renadah dan tinggi terdapat perbedaan dalam membelajarkan penggunaan media komputer. Pembelajaran komputer di kelas rendah masih terihat bergitu ringan daripada pembelajaran komputer di kelas tinggi, karena siswa kelas tinggi cara berikirnya sudah berbeda dengan siswa kelas rendah.

 

Pemanfaatan ICT di Tingkat Sekolah Dasar

Pemanfaatan ICT ini secara umum bertujuan menghubungkan murid-murid dengan jaringan pengetahuan dan informasi.Selain itu mengembangkan sikap dan kemampuan murid-murid untuk belajar sepanjang hidup (life-long education), mningkatkan kinerja guru dalam bidang ICT. Menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran mempunyai kelebihan, yakni mempermudah dan mempercepat kerja siswa, juga menyenangkan karena siswa berinteraksi dengan warna-warna, gambar suara, video, dan sesuatu yang instan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemanfaatan ICT

Menyediakan prasarana dan fasilitas TIK untuk murid dan guru yang memungkinkan mereka mengakses infromasi, mendorong pemain kunci dalam system sekolah dalam system sekolah dalam menjalankan peran baru mereka, sekolah meintegrasikan TIK dalam pendidikan sekolah melalui kurikulum yang sesuai dan dukungan sumberdaya dan mendorong tumbuhnya ingkungan berbasis komunitas yang kondusif terhadap manajamen perubahan.

Contoh integrasi yang bisa guru kelas lakukan secara mandiri maupun dengan bantuan guru TIK di lab computer maupun dengan computer yang ada dikelas, kegiatannya antara lain :

  1. Membuat diagram
  2. Membuat rentang waktu (time line)
  3. Membuat grafik
  4. Membuat sajak atau naskah
  5. Membuat karya video
  6. Memproduksi rekaman suara seperti orang sedang melakukan siaran radio atau pendongeng
  7. Membuat karya puisi, cerita atau naskah pementasan
  8. Merancang booklet
  9. Merancang brosur atau atribut pelengkap kampanye lingkungan hidup misalnya
  10. Membuat peta pikiran
  11. Membuat lukisan dengan computer
  12. Membuat komik
  13. Membat denah ruangan
  14. Memutar CD Rom
  15. Mencari informasi di internet

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pemanfaatan ICT

  1. Menyediakan prasaran dan fasilitas TIK untuk murid dan guru yang memungkinkan mereka mengakses informasi.
  2. Mendorong pemain kunci dalam system seolah dalam menjalankan peran baru mereka.
  3. Sekolah mengitegrasikan TIK daam pendidikan sekolah melalui kurikulum yang sesuai dan dukungan sumberdaya dan mendorong tumbuhnya lingkungan berbasis komunitas yang kondusif terhadap manjemen perubahan.

Contoh Pemanfaatan Pembelajaran berbasis ICT

Berikut beberapa Pemanfaatan Media ICT, yaitu:

  • Pemanfaatan Teknologi Multimedia

Dapat dimanfaatkan oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaram menggunakan media multimedia seperti media teks (papan tulis), audio, video.Dapat dipakai siswa untuk mempresentasikan ide dan pemikiran suatu materi belajar kepada kawan-kawan di kelas.

  • Pemanfaatan E-Media

 

E-Media ini juga dapat menjembatani permasalahan keterbatasan kemampuan daya serap siswa dan keterbatasan kemampuan guru dalam proses belajar mengajar di kelas, untuk  memahami dan memberikan perlakuan sesuai dengan karakteristik siswa secara individual.

  • Pemanfaatan E-Learning

E-Learning bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada para siswa untuk dapat belajar dan berinteraksi dengan para grur atau pengajar tanpa ada batasan waktu dan tempat, dengan media ini para siswa bias mengerjakan tugas, mendapatkan materi, latihan soal, kuis dan ujian, dari mana saja dan kapan saja, para guru juga bias memberikan tugas dan penilaian dari mana saja dan kapan saja.

Fitur:

  1. Lesson: materi pembelajaran yanga lebih menarik, dapat terdiri dari beberapa halaman, siswa diberikan pilihan untuk menentukan halaman yang akan dilihat berikutnya.
  2. Quiz: guru dapat membuat paket tes dalam bentuk quiz yaitu: pilihan ganda, benar-salah, dan soal jawaban singkat.
  3. Resource: guru dapat menetapkan tugas yang harus dikerjakan oleh siswa dalam bentuk hasil digital dan meng-upoad ke server web.
  4. Workshop: siswa dapat mengakses project-project siswa lain.
  5. Database: guru dan siswa dapat mencari kumpulan entry record tentang suatau topic.
  6. Froum: tempat diskusi mengenai suatu topic.
  7. Chat: siswa dan guru dapat melakukan diskusi secara realtime.

Dampak Positif Penerapan Pembelajaran Berbasis ICT di Sekolah Dasar

  1. Menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan dan mengasyikan (efek emosi).
  2. Siswa akan menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran.
  3. Membekali kecakapan siswa untuk menggunakan teknologi tinggi.
  4. Mendorong lingkungan belajar konstruktivis.
  5. Mendorong ahirnya pribadi kreatif dan mandiri pada diri siswa.
  6. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.Membantu siswa yang memiliki kecepatan belajar lambat dan meningkatkan efektifitas belajar bagi siswa yang cepat dalam belajar.

Dampak Negatif Penerapan Pembelajaran Berbasis ICT di Sekolah Dasar

  1. Penerapannya membutuhkan biaya yang reatif besar.
  2. Rentan terhadap penyalah gunaan fungsi.
  3. Guru dalam mengoperasikan beberapa saran pendukung penerapan ICT seperti komputer dituntut memiliki keahlian tinggi.
  4. Suit diterapkan di sekolah yang kurang maju yang pada umumnya terdapat di pedesaan.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Information Communication and Technology (ICT) di era golablisasi ini sudah menjadi kebutuhan yang mendasar dalam mendukung efektifitas dan kualiatas proses pendidikan.  Hal ini terlihat dari beragamnya pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan mulai dari administrasi sampai pada proses pembelajaran. Kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi  menjadi titik awal bagi berkembangnya TIK, Sehingga TIK perlu diajarkan di setiap tingkat pendidikan sebagai modal awal untuk kemajuan Sumber Daya Manusia  dan IPTEK di negeri ini.

Pengenalan ICT sangat dibutuhkan dalam pembelajaran komputer di sekolah dasar. Pada tingkat sekolah dasar biasanya pengenalan ICT lebih cenderung ke arah kemampuan menggunakan komputer dan internet daripada media yang lain. Hal ini dikarenakan pengenalan media komputer lebih dibutuhkan oleh siswa dalam proses pembelajaran dan pencarian informasi. Proses pengenalan ICT di tingkat sekolah dasar masih tergolong ringan dibandingkan dengan tingkatan pendidikan di atasnya. Pengenalan tentang komputer contohnya ialah pengenalan microsoft word, macam-macam perangkat keras, macam-macam perangkat lunak, cara untuk menghidupkan komputer, dan lain sebagainya.

Pemanfaatan ICT sangat penting guna meningkatkan mutu pembelajaran dan pendidikan di sekolah dasar.Hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka pemanfaatan ICT ini adalah dengan menyediakan prasarana dan fasilitas TIK untuk murid dan guru yang memungkinkan mereka mengakses informasi.Di samping itu juga, sekolah mengintegrasikan TIK dalam pendidikan sekolah melalui kurikulum yang sesuai dan dukungan sumberdaya dan mendorong tumbuhnya lingkungan berbasis komunitas yang kondusif terhadap manajemen perubahan. Menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran mempunyai kelebihan, yaitu:

  1. Mempermudah dan mempercepat kerja siswa (mengefisienkan),
  2. Membangkitkan emosi positif dalam proses belajar sehingga siswa merasa senang karena berinteraksi dengan warna-warna, gambar, suara, video, dan sesuatu yang instan,
  3. Menyediakan seperangkat media dan alat (tools) untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan siswa,
  4. Memberi keterampilan penggunaan teknologi tinggi (advanced skills),
  5. Mendorong lahirnya pribadi kreatif dan mandiri pada diri siswa,
  6. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dan
  7. Membantu siswa yang memiliki kecepatan belajar lambat.

Selain memliki kelebihan, penerapan ICT juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu diantaranya :

  1. Penerapannya membutuhkan biaya yang relatif besar,
  2. Rentan terhadap penyalahgunaan fungsi,
  3. 2Guru dalam dalam penerapan ICT  dituntut memiliki keahlian tinggi, dan
  4. Sulit diterapkan di sekolah yang kurang maju yang pada umumnya terdapat di pedesaan.

Adapun beberapa contoh penerapan pembelajaran berbasis ICT yang dapat dilakukan oleh pendidik sekolah dasar  diantaranya:

  1. Penggunaan Jaringan Komputer untuk Pembelajaran (E-Learning)

E-learning merupakan bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya.Melalui e-learning belajar tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.Belajar dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.Belajar mandiri berbasis kreativitas siswa yang dilakukan melalui e-learning mendorong siswa untuk melakukan analisa dan sintesa pengetahuan, menggali, mengolah dan memanfaatkan informasi, menghasilkan tulisan, informasi dan pengetahuan sendiri.Siswa dirangsang untuk melakukan eksplorasi ilmu pengetahuan. Fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk belajar melalui e-learning diantaranya : e-book, e-library, interaksi dengan pakar, emaill, mailling list, News group, dan lain-lain.

  1. Teknologi Informasi untuk Media Pembelajaran

Penerapakan ICT dalam pembelajaran salah satunya adalah penggunaan media pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas kemampuan siswa.Untuk hasil yang optimal pembelajaran harus menyenangkan dan merangsang imajinasi serta kreativitas siswa.Penggunaan multi metoda dan multimedia sangat membantu untuk meningkatkan hasil belajar.Teknologi informasi dengan teknologi audio visual mengahasilkan fitur-fitur baru yang dapat dimanfaatkan dalam pendidikan.Pembelajaran berbasis multimedia (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara dan video) dapat menyajikan materi pelajaran yang lebih menarik, tidak monoton, dan memudahkan penyampaian materi pembelajaran.

Pemanfaatan ICT di sekolah dasar dirasa penting pada zaman ini, karena perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat tidak dapat dipungkiri akan mempengaruhi segalanya termasuk bidang pendidikan. Sebagai pendidikan dasar, sekolah dasar perlu menerapkan ICT sebagai ilmu dasar pengenalan ICT untuk anak. Penerapan ICT ini diharapkan dapat mempermudah dalam proses pembelajaran dan menjadi media pembelajaran yang efektif dan efisien.

 

DAFTAR PUSTAKA

http://gurukreatif.wordpress.com/2008/04/15/integrasi-tik-dalam-pembelajaran-di-sekolah-dasar-makalah-seminar-the-power-of-ict-di-pasca-sarjana-universitas-negeri-jakarta-15-april-2008/

http://april04thiem.wordpress.com/2010/10/26/pengertian-ict-serta-penerapannya-dalam-dunia-pendidikan/

http://ti-kelompok16.blogspot.com/2011/06/penerapan-pembelajaran-berbasis-ict-di.html

Anonim. 2011. Penerapan Pembelajaran Berbasis ICT.

http://ti-kelompok16.blogspot.com/2011/06/penerapan-pembelajaran-berbasis-ict-di.html [diakses pada tanggal 01 November 2013]

Ansori.2011. Implementasi Pemanfaatan TIK.

http://ansori-sdn2palratu.blogspot.com/2011/06/implementasi-pemanfaatan-tikict-dalam.html [diakses pada tanggal 01 November 2013]

Anonim.2012. Pemanfaatan ICT dalam Dunia pendidikan.

http://10259697.siap-sekolah.com/2012/02/24/pemanfaatan-ict-dalam-dunia-pendidikan/ [diakses pada tangga 01 November 2013]

http://indriyati.blog.upi.edu/2013/11/02/pemanfaatan-tikict-di-sekolah-dasar/

 

Hello world!

November4

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!